KJRI SYDNEY Dukung Misi Kerjasama Pemkot Ambon

Sydney, PPID – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sydney mendukung misi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk menjalin kerjasama dengan sejumlah kalangan di Australia. Hal itu diungkapkan Konsul Bidang Protokol dan Konsuler Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sydney, Novan Ivanhoe saat menerima kunjungan Wakil Walikota (Wawali) Ambon, Syarif Hadler di kantor KJRI di Sydney, Australia, Senin (16/7).

Saat pertemuan tersebut, Novan Ivanhoe didampingi Konsul Bidang Ekonomi; Silvia Juliana Malau, Konsul Bidang Penerangan, Sosial dan Budaya; Zani Murnia serta Direktur Indonesia Investment Promition Centre (IIPC) Sydney; Sri Moertiningroem dan Deputi Direktur IIPC; Sydney Ruly Fitrah.

Sementara Wakil Walikota Ambon, didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah; Jacky Talahatu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Masyarakat dan Desa; Rulien Purmiasa, Kepala Dinas Tenaga Kerja; GIS Soplanit, Kepala Bagian Komunikasi Pimpinan dan Protokol; Yan Suitella, dan staf Bappeda Titi Oratmangun.

Kunjungan Wawali merupakan langkah lanjut dari pelaksanaan penandatanganan kesepakatan awal atau Letter of Intent (LoI) kerjasama di bidang vokasi antara Pemkot Ambon dengan Vocational Education, Training, and Employment Australia (VETEA) di Adelaide, Australia, akhir November 2017 lalu. Saat itu, LoI ditandatangani oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, dengan CEO VETEA, Ahmed Sokarno.

Melalui LoI tersebut yang didorong oleh BKPM/Indonesia Investment Promotion Center (IIPC)-Sydney ini, VETEA – sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan dan pelatihan vokasi dan penempatan tenaga kerja, siap membawa standar pendidikan vokasi Australia ke Indonesia dalam kolaborasi dengan pusat-pusat pendidikan vokasi di Indonesia.

Konsul di Sydney, Novan Ivanhoe mengatakan, pusat pendidikan perawat di Sydney selama ini sudah terkenal memiliki sertifikasi pendidikan yang terbaik di Australia. Sehingga KJRI sangat mendukung dan akan terus memfasilitasi Pemkot Ambon menjalin kerjasama dengan berbagai kalangan di Australia khususnya di wilayah KJRI Sydney.

Diakuinya, program pelatihan yang akan menjadi bagian dari kerjasama tersebut akan mendatangkan banyak hasil dan manfaat. termasuk adanya jaminan tenaga kerja yg dilatih akan ditempatkan untuk memenuhi lapangan kerja di Australia, khususnya sektor-sektor yang selama ini mengalami kekurangan tenaga kerja.

Sementara itu, Wawali mengatakan kedatangan delegasi yang dipimpinnya ke Sydney untuk menindaklanjuti penandatanganan kesepakatan awal kerjasama di bidang vokasi antara Pemerintah Kota Ambon dengan VETEA di Adelaide.

Wawali mengakui, Kunjungan ini untuk membahas langkah-langkah persiapan pelaksanaan kerjasama tersebut. Nantinya ada pelatihan di Ambon kemudian, tenaga kerja hasil pelatihan tersebut akan dikontrak selama 2 tahun di Australia. Oleh karena itu, Wawali mengharapkan KJRI di Sydney untuk turut mendukung Pemkot Ambon dalam kerjasama dimaksud.

Di tempat yang sama, Direktur IIPC Sydney, Sri Moertiningroem mengatakan nantinya pendidikan awal para tenaga kerja khususnya di bidang Asisten Nurse dan Hospitality di Ambon selama enam bulan. Ditambahkan, apabila nantinya kemampuan berbahasa Inggris para tenaga kerja masih dibawah ketentuan pasar kerja di Australia maka akan diberikan pelatihan selama tiga bulan lagi. Penempatan para tenaga kerja tersebut nantinya menjadi tanggung jawab VETEA.-MCAmbon, MP-

 

Please follow and like us:

Comments are closed.